22 Juli 2026 - 09:15
Source: ABNA
Ancaman Yaman Saja Cukup untuk Mengganggu Ekspor Minyak melalui Laut Merah

Surat kabar The Washington Times dalam sebuah laporan menyatakan bahwa ancaman Yaman terhadap blokade laut Arab Saudi, bahkan tanpa melaksanakan serangan, dapat mengganggu lalu lintas kapal tanker di Selat Bab-el-Mandeb dan Laut Merah.

Menurut laporan kantor berita Abna, surat kabar Amerika The Washington Times dalam sebuah laporan menulis bahwa pengumuman blokade laut Arab Saudi oleh angkatan bersenjata Yaman telah membuka front baru dalam ketegangan regional dan meningkatkan risiko yang dihadapi pasar energi global.

Surat kabar tersebut menekankan bahwa ancaman untuk membidik kapal tanker di Selat Bab-el-Mandeb, bahkan tanpa terjadinya serangan, dapat menghalangi perusahaan pelayaran dan asuransi untuk melintasi jalur ini, dan akibatnya, mengganggu arus perdagangan laut dan ekspor energi.

The Washington Times menambahkan bahwa setiap gangguan dalam ekspor minyak Arab Saudi, sebagai eksportir minyak mentah terbesar di dunia, dapat secara langsung mempengaruhi ekonomi AS dan, melalui kenaikan harga bahan bakar dan energi, memberikan tekanan tambahan pada pasar global.

Dalam lanjutan laporan tersebut disebutkan bahwa konsekuensi dari situasi ini tidak hanya terbatas pada serangan-serangan yang mungkin terjadi, tetapi kekhawatiran keamanan dapat memaksa perusahaan pelayaran untuk menghindari transit melalui kawasan ini, yang akan menyebabkan peningkatan biaya transportasi, asuransi, dan pemindahan minyak.

Pada akhirnya, The Washington Times menyimpulkan bahwa penutupan secara efektif Selat Bab-el-Mandeb akan menghilangkan akses ke salah satu jalur alternatif terpenting bagi ekspor minyak negara-negara Teluk dan dapat memperburuk krisis pasokan dan risiko di pasar energi global.

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha